Gempa Palu : Jokowi, Evakuasi Korban Gempa di Hotel Roa Roa Terus Diselesaikan
Gempa Palu : Jokowi, Evakuasi Korban Gempa di Hotel Roa Roa Terus Diselesaikan

elpaisaguilar.com, Gempa Palu  – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyambangi Hotel Roa Roa di Palu, Sulawesi Tengah. Dia memantau proses evakuasi korban yang masih terjebak dalam reruntuhan hotel akibat guncangan gempa.

“Tahapannya kita pada evakuasi, di sini di Hotel Roa Roa, diperkirakan masih ada korban yang di dalam. Ya terus kita selesaikan, agar seluruh korban yang ada diangkat,” kata Jokowi di sekitar Hotel Roa Roa, Rabu (3/10/2018).

Jokowi mengatakan, tahapan evakuasi membutuhkan waktu dua hingga tiga hari. “Manajmen lapangan masih mencari bentuk, dan terkait evakuasi masih ada masalah,” kata dia.

Dia mengatakan, dalam kunjungan keduanya di Palu, alat berat sudah masuk semua. Begitu juga logistik.

“Sudah masuk semua, meskipun belum makismal,” kata Jokowi.

Jokowi Sambangi Sulteng

Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali bertolak ke Palu, Sulawesi Tengah pada Rabu (3/10/2018). Jokowi akan meninjau langsung penanganan dampak bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah tersebut pada Jumat 28 September 2018.

Jokowi lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta dengan menggunakan Pesawat Boeing 737-400 TNI AU pada pukul 07.00 WIB.

“Setibanya di Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri, Kota Palu, Presiden akan langsung meninjau sejumlah daerah terdampak bencana. Mulai dari Kelurahan Petobo, Rumah Sakit Wirabuana, hingga Hotel Roa-Roa,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin dalam keterangan tertulis, Rabu (3/10/2018).

Selain ke Palu, Jokowi juga akan mengunjungi sejumlah hunian terdampak bencana dan juga lokasi pengungsian yang ada di Kabupaten Donggala.

Kunjungan Presiden kali ini merupakan kunjungan yang kedua setelah kunjungan pertamanya pada Minggu 30 September 2018.

“Melalui kunjungan kali ini, Presiden ingin memastikan komitmen dan gerak cepat pemerintah dalam penanganan pascabencana yang terjadi di Sulawesi Tengah,” ucap Bey.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here